jump to navigation

Futurisme Maret 24, 2008

Posted by artdelicious in Tak Berkategori.
trackback

Futurisme dari bahasa Perancis, futur atau bahasa Inggris, future yang keduanya berarti “masa depan” adalah:

  1. aliran seni yang avant-garde, atau sebelum masanya, terutama pada tahun 1909 Masehi
  2. pandangan yang lebih mementingkan masa depan.

kata “isme” yang berarti paham atau suatu keyakinan. Berarti, futurisme adalah suatu paham dari beberapa orang atau sekelompok orang yang percaya atau yakin akan adanya masa mendatang yang lebih baik, dalam arti lebih modern, lebih konkrit, bahkan diyakini bahwa manusia akan mampu menguasai jagad raya dengan tehnologi yang dimilikinya nanti. Harapannya, seperti yang terpampang pada film-film kolosal seperti “star wars” dimana digambarkan bahwa manusia mampu menguasai jagad raya.

Hal ini muncul sejak manusia mengenal peradaban yang merupakan titik tolak kemajuan kehidupan manusia sebagai mahluk modern. Hal ini muncul, menurut catatan sejarah, ada di mesir dan daratan tiongkok, sedangkan karya-karyanya berawal dengan dibangunnya spinx dan pyramida di mesir, tembok cina di daratan tiongkok, dan masih banyak lagi lainnya.

Futurisme adalah aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsure ekspresi dalam desain. Artinya, dalam futurisme huruf tidak hanya diperlakukan sebagai tanda bunyi tetapi juga sebagai lambang rupa untuk menyampaikan suatu makna. Hal ini disebabkan karena banyak penyair futurisme yang memanfaatkan tipografi sebagai bagian dari ungkapan perasaannya dalam berpuisi.

Sejarah Futurisme

Futurisme merupakan sebuah gerakan seni yang aslinya berasal dari Italia pada awal abad ke-20. Walaupun kemunculan Futurisme dapat terlihat pada tahun-tahun awal abad ke-20, sebuah esay pada tahun 1907 yang berjudul “Entwurf einer neuen Ästhetik der Tonkunst” (Sketch of a New Aesthetic of Music) oleh penggubah Italia, Ferrucio Busoni, disebut-sebut sebagai titik awal yang sebenarnya. Futuriame merupakan gerakan besar dari Italia dan Rusia, walaupun ia juga mempengaruhi negara-negara lain, contohnya Inggris.

Para futuris mengeksplorasi setiap bagian dari seni, termasuk lukisan, patung, puisi, teater, musik, arsitektur, bahkan gastronomi. Pujangga Italia, Filipo Tommaso Marinetti, adalah yang pertama diantara mereka yang menghasilkan sebuah manifesto pada filosofi artistik.

Filipo Tommaso Marianetti

Polemik Marinetti dengan segera menarik dukungan para pelukis Milanese seperti Umberto Boccioni, Carlo Carra, dan Luigi Russolo yang ingin merealisasikan ide-ide Marinetti ke dalam suatu bentuk seni visual. Pelukis Giacomo Ballaa dan Gino Severini bertemu Marinetti pada 1910 dan bersama dengan Boccioni, Carrà dan Russolo menerbitkan Manifesto of the Futurist Painters yang menggambarkan manifesto Marinetti dengan penuh kekerasan dan deklamasi.

Para pelukis futuris lambat dalam mengembangkan masalah yang berkaitan. Pada 1910 dan 1911 mereka menggunakan teknik divisionisme, memecah cahaya dan warna menjadi titik-titik dan garis-garis, yang diciptakan oleh Seurat. Severini yang tinggal di Paris menjadi yang pertama mengadaptasi gaya kubisme.

Pangadaptasian kubisme menetapkan gaya lukisan futuris yang lebih maju, dimana Boccioni dan Severini memadukannya dengan warna-warna matang dan sapuan kuas yang menggambarkan divisionisme. Namun para pelukis futuris terbagi dalam kelompok-kelompok antara futurisme yang diam dan statis milik Picasso, Braque, dan Gris.

Pada 1914, perbedaan artistik diantara kelompok Milan diantara Matinetti, Boccioni, dan Balla, dan kelompok Florence diantara Carra, Ardengo Soffici, dan Giovanni, Papini menciptakan suatu celah dalam futurisme Italia.

Pasca perang, menyembunyikan fakta bahwa futurisme Italia harus berakhir. Kelompok Florence secara formal telah mengajukan pengunduran dirinya dari pergerakan pada akhir 1914. Boccioni hanya menghasilkan satu lukisan dan terbunuh pada tahun 1916. Severini melukis beberapa lukisan perang yang signifikan pada 1915.

Cubo Futurisme

Cubo-futurisme merupakan pusat dari futurisme di Rusia yang mendapat pengaruh dari kubisme dan berkembang di Rusia pada 1913.

Para futuris Rusia, seperti Velimir Khlebnikov, Aleksey Kruchenykh, Vladimir Mayakovsky, David Burlyuk, sangat terpukau dengan dinamisme, kecepatan, dan kehidupan urban modern yang tak pernah beristirahat.

Para Futurisme Rusia cenderung ke arah literatur ketimbang gerakan artistik. Pada sisi lain, beberapa artis yang baik menemukan inspirasi pada gambaran pada puisi-puisi futuris dan berekspremimen sendiri.

Pergerakan dimulai untuk menggeser revolusi pada tahun 1917. banyak anggota tetap dari Futurisme Rusia berimigrasi ke negara seberang. Artis seperti Mayakovsky dan Malevich menjadi anggota tetap pengesahan Sovietdan Agitprop pada 1920. yang lain seperti Khlebnikov dieksekusi karena kepercayaannya.

futurisme1Giacomo Balla

Giacomo Balla merupakan bagian dari kegerakan pelukis futurism, dia dilahirkan pada tahun 1871. Beliau merupakan guru yang terkenal pada masanya. Pada awalnya karyanya sangat dipengaruhi oleh Seurat dan kegerakan pontilis, tapi pada tahun 1912 dia bergabung dengan kegerakan futurism. Setelah tahun 1909 lukisan Balla semakin lebih terfokus pada cahaya dan kecepatan. Salah satu karyanya The Hand of the Violinist dan the Speed of the Motorcycle. Giacomo Balla meninggal pada tahun 1958.

berikut ini beberapa karya Futurisme :

futurisme2 futurisme3

futurisme4 futurisme5

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Futurism_%28art%29

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071218015052AAGalt0

www.arthistoryguide.com/travel/travel25.aspx

Komentar»

1. Adjie - Maret 5, 2009

…oke banget.., keren2 karya2nya…salut for this blog..thanks!!!